Teraskata.com, Sulut – Aksi demonstrasi pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR) dikabarkan berlanjut besok, Senin, 16 Februari 2026, di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut).
Informasi data intelejen, aksi tersebut akan dimulai di empat titik. Belumdipastikan lokasi pusat demo berlangsung, namun para peserta tengah mempersiapkan rapat untuk aksi PBMR tersebut.
Data yang dihimpun sementara, demonstrasi tuntutan pemekaran BMR sebagai Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) tersebut berkonsentrasi di empat titik.
Antaranya, Simpang 4 Lampu Merah Kelurahan Molinow, Simpang 4 Lampu Merah Kelurahan Matali, Simpang, Simpang 4 Lampu Merah Kelurahan Kotobangon dan Simpang 4 Lampu Merah pusat Kota Kotamobagu depan Masjid Baiul Makmur Kotamobagu. Kemudian demonstran akan bergerak long mars bersama – sama menujut pusat aksi.
Sebelumnya, para tokoh yang terbentuk dalam panitia percepatan pembentukan PBMR yang diketuai mantan Wakil Walikota Kotamobagu Djainuddin Dampolii, melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus atau YSK.
Bersama rombongan, Djainuddin diterima langsung YSK di Wisma Bumi Beringin Manado, pada 08 Februari 2026, belum lama.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menyambut baik serta mengisyaratkan dukungan akan terbentuknya PBMR, meskipun demikian banyak faktor yang belum memenuhi kesiapan pemekaran.
Di waktu yang sama, masyarakat yang tergolong aksi melakukan demo di perbatasan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Bolaang Mongondow, tepatnya di Kecamatan Poigar. Aksi berlangsung damai dan dijaga ketat pihak keamanan. (Ryan/Teraskata.com)









Komentar